Sejak mengenal pijat shiatsu saya selalu ketagihan dengan pijat.. Paling tidak sebulan sekali pasti saya menyempatkan diri untuk pijat di tuna netra. Saya selalu mempunyai langganan bernama pa fery. Setiap kali menunggu langganan dia selalu menyempatkan diri membaca ( baca ; meraba) sebuah buku berwarna hijau tua besar. Melihat orang buta seperti mereka membaca membuat ku merasa malu..
Aku yang mempunyai sepasang mata yang normal kadang tidak memakainya untuk membaca hal hal yang berguna.. Bukankah kita lebih beruntung dibanding mereka yang buta? Yang untuk membaca harus perlahan lahan dengan meraba raba. Marilah kita giat belajar dengan anugerah yang Tuhan udah anugerahkan ini
Salam
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment